Share

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit akan meninjau sejumlah lokasi pembangunan insfrastruktur di Pasaman, seperti jalan, jaringan informasi dan pengairan. Dalam kunjungan keraj (Kunker) tersebut, Wagub bertemu dengan masyarakat lalu menerima segala aspirasi.

“Kita mengunjungi daerah terpencil ini, untuk bisa langsung melihat secara nyata progres pembangunan yang sudah dilakukan, termasuk menyerap langsung aspirasi masyarakat setempat. Jangan hanya kita mendapatkan laporan saja, tapi harus cek, lihat langsung ke lapangan,” kata Wagub Sumbar.

Infrastruktur, jaringan internet, kesehatan dan pendidikan yang masih menjadi persoalan daerah terpencil akan dijadikan perhatian yang tak boleh dipisahkan.

“Semua kendala ini harus bisa kita atasi bersama, sesuai kewenangan masing-masing. Baik provinsi maupun kabupaten dan kota,” ucap Wagub.

Di hari pertama kunjungannya ke Pasaman, Wagub Nasrul Abit dan rombongan, meninjau ruas jalan di Padang Sawah – Kumpulan dan meninjau lokasi Batang Masang, Nagari Limo Koto, Kecamatan Bonjol.

Dari lokasi tersebut, Wagub menuju Jorong Rumbai, Nagari Muara Tais dan dilanjutkan pertemuan dengan masyarakat di los pasar Rumbai hingga malam hari.

Wagub Nasrul Abit menerangkan, di tengah segala keterbatasan anggaran, Pemprov terus berupaya mengalokasikan anggaran untuk penanganan ruas jalan yang menjadi kewenangan Provinsi Sumbar, salah satunya infrastruktur jalan.

Wagub Nasrul Abit mengemukakan, dirinya sudah melihat secara langsung persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Tanjung Lebar ini, persoalan utama, masih minimnya infrastruktur dasar, khususnya aksesibilitas jalan dan energi listrik.

Terkait penyediaan energi listrik, kata Wagub Nasrul Abit, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat telah mengupayakan penyediaan jaringan listrik ke wilayah ini melalui program Listrik Masuk Desa.

“Alhamdulillah, setelah kita tinjau di daerah perbatasan, sudah terealisasi dan masyarakat di sana sudah menikmatinya,” ungkap Wagub.

Selanjutnya, Wagub Nasrul Abit juga menceritakan bagaimana kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten kota sudah berjalan dengan baik. Khususnya, untuk membuka jalan-jalan baru supaya tersentuh pembangunan bagi daerah yang terisolir.

“Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi daerah, kita berkolaborasi untuk perbaikan jalan ini,” tukas Wagub.

Adapun organisasi perangkat daerah atau OPD yang ikut rombongan antara lain Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air (PSDA), Dinas Kehutanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar.

loading...