Share

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno tidak menggelar open house dikediamannya pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Selain itu, orang nomor satu di Sumbar tersebut, juga tidak melaksanakan solat Eid di masjid, melainkan di rumah dinasnya bersama keluarga di Jati Baru, Kota Padang pada Minggu (24/5). Hal tersebut dilakukan karena Irwan mengikuti protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa di saat pandemi ini.

“Masa pandemi Covid-19 dan tidak boleh ada kerumunan. Kami mohon maaf tidak menggelar open house pada lebaran tahun ini,” ujar Gubernur Irwan Prayitno.

Gubernur Sumbar berharap pagi ini (Hari Raya, red) masyarakat melaksanakan solat Idul Fitri dengan keluarga inti di rumah saja. Karena saat ini Sumatera Barat masih dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 29 Mei mendatang.

Selain itu pemerintah Sumbar yang mengimbau dengan tegas agar tidak melakukan kegiatan kerumunan yang bisa mengakibatkan terjadinya menyebaran Covid-19 yang saat ini masih bertambah.

“Kita berharap dengan situasi di tengah pandemi dengan segala keterbatasan pelaksanaan protokol Covid-19 tidak mengurangi nilai-nilai budaya dan jalinan silaturahim masyarakat kita baik di Ranah Minang maupun di rantau,” ucapnya.

Gubernur Sumbar juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sumbat karena tidak menggelar open house.

Gubernur menuturkan, bahwa ini bukan berarti rasa silaturahmi baik selama ini terputus. Insya Allah nilai-nilai silaturahmi yang merupakan tradisi masyarakat kita secara turun-temurun dapat kita lalukan sesuai dengan kondisinya saat ini dan di masa normal nantinya kita dapat beraktifitas seperti waktu-waktu sebelum kondisi pandemi ini.

Kepada semua dunsanak baik di rantau maupun di ranah, kami atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pribadi mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

loading...