Share

Menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada Desember 2020 mendatang, tiga partai politik (Parpol) bersepakat membentuk poros baru untuk mengusung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat.

Ketiga partai tersebut terdiri dari, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem). Dalam upaya mengusung bakal calon (Balon) pada Pilkada ini, poros baru telah memenuhi syarat, yakni 14 kursi di parlemen.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sumbar, Febby Datuak Bangso mengungkapkan, bahwa lahirnya poros baru ini untuk membuka peluang sebesar–besarnya bagi tokoh–tokoh terbaik Ranah Minang yang ingin mewakafkan dirinya untuk pembangunan Sumatera Barat mendatang.

Lebih lanjut, Febby mengatakan, kalau terbentuknya poros baru ini, bukan keinginan dari elit partai di daerah, melainkan perintah langsung dari Ketua Umum DPP masing-masing partai.

“Dunsanak, yang ada di rantau maupun yang di kampung, bisa mendaftarkan diri yang ingin maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat,” ujar Febby.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem, Musmaizer Datuak Gamuak mengatakan, DPP Partai NasDem telah menyerahkan sepenuhnya keputusan ke DPW Partai NaDem dalam mengambil keputusan, setiap langkah yang akan diambil ketika menghadapi Pilkada kali ini.

“DPP Partai NasDem telah memberikan kewenangan penuh kepada DPW untuk mengambil keputusan ataupun langkah yang terbaik menghadapi Pilkada serentak tahun 2020 ini,” ujar Musmaizer Datuak Gamuak.

Setelah terbentuknya koalisi tersebut, ketiga pertai langsung membentuk sekretariat bersama di Kyriad Hotel Bumiminang dan membuka pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat mulai tanggal 4-8 Agustus mendatang.

loading...