Share

Koperasi tidak akan sulit berkembang jika dikelola dengan baik. Hal itu dibuktikan oleh Albasiko II. Dari modal Rp100 juta bantuan dari pemerintah pada 2010, koperasi itu kini memiliki aset sebanyak Rp25 miliar.

Albasiko II mampu berkembang dan membangun anak cabang dengan ribuan anggota mereka saat ini. Hingga mereka dipercaya sebagai lumbung pangan masyarakat. Mereka mampu menyediakan kebutuhan 20 ton beras per bulan.

Karno, perwakilan Albasiko II, menyampaikan bahwa koperasi yang di dalamnya terdapat berbagai etnis itu sudah mengantarkan mereka bertemu dengan Presiden SBY dan Jokowi.

“Ini berkat bantuan dari pemerintah dan dikelola dengan baik. Ke depan tentu kami masih butuh bimbingan dari pemerintah provinsi,” ujar Karno saat Nasrul Abit mengunjungi kantor Albasiko II di Jorong Bangun Rejo, Padang Candung Blok A, Kecamatan Kinali, Pasaman Barat, Selasa (24/11).

Calon gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, mengatakan bahwa koperasi bisa berkembang jika diberi stimulus dan dikelola dengan baik.

“Hadirnya koperasi di tengah masyarakat bisa membantu meningkatkan perekonomian. Jadi, koperasi memang perlu pengelolaan baik seperti yang dilakukan kawan-kawan di Albasiko II,” tuturnya.

Jika menjadi gubernur, kata Nasrul Abit, ia akan mengalokasikan 12 persen dana APBD Sumbar untuk sektor pertanian. Dengan dana itu, pihaknya berencana memberi koperasi kredit lunak.

“Pertanian dan pariwisata menjadi prioritas kami karena dua ini sektor unggulan dan menjadi sumber ekonomi masyarakat,” ucap Wakil Gubernur Sumbar yang sedang cuti pilkada itu.

loading...