Share

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit memberikan solusi terhadap pemasaran karya-karya para seniman Sumbar dampak dari pandemi Covid-19 di Galeri Taman Budaya, Kamis (27/8).

Dalam dialog pameran seni rupa realitas sosial dengan tema “New Life” tersebut, Nasrul Abit mengungkapkan, bahwa seniman itu perlu diapresiasi bukan hanya dari tepuk tangan saja melainkan berupa finansial. Di tengah pandemi Covid-19, seniman tetap berkarya menuangkan ide-ide kreatifnya yang berwujud seni rupa berkualitas.

Adapun solusi yang diberikan Wagub Sumbar tersebut adalah melakukan potretisasi ke daerah-daerah dan mempromosikan karya para seniman Sumbar kepada stakeholder, BUMD dan BUMN agar bisa berkolaborasi dan bersinergi membangun ekonomi seniman.

Untuk itu, Wagub meminta kepada Dinas Kebudayaan untuk memberikan fasilitas peralatan seni kepada para seniman agar terus dapat berkarya, bergerak, dan tumbuh guna me-recovery perekonomian pasca Covid-19.

Salah seorang seniman Sumbar berasal dari Balai Selasa, Rizal menyampaikan harapannya kepada pemerintah Sumbar agar mengisi ruang kosong di Sumatera Barat salah satunya di bidang seni.

“Saya berharap pelaku seni bisa berkelanjutan dalam memajukan kebudayan Minangkabau,” tutur Rizal pada dialog tersebut.

Adapun konsep yang diusung dalam pameran kali ini adalah realitas sosial yang terjadi saat ini di masyarakat. Karya-karya yang dihasilkan seniman di bidang budaya ini erat hubungannya dengan Minangkabau. Untuk itu Nasrul Abit ajak semua masyarakat Sumbar untuk menghargai hasil karya seniman.

loading...