Share

Penetapan tersangka calon Wakil Gubernur Sumatera Barat, Indra Catri (IC) dari pasangan calon Gubernur Nasrul Abit yang akan maju pada Pilkada Sumbar 2020 pada Desember mendatang bermuatan politis.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), sekaligus Sekretaris Pemenangan Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit dan Indra Catri, Hidayat menilai, bahwa gelar perkara kasus ujaran kebencian terhadap anggota Komisi III DPRI RI dari Fraksi Demokrat, Mulyadi ditingkat Mabes Polri yang kemudian berujung kepada penetapan IC sebagai salah satu tersangka, menimbulkan kecurigaan dan spekulasi yang beragam.

“Ya, ini yang mencurigakan. Kok hal seperti ini, dugaan ujaran kebencian harus gelar perkaranya di Bareskrim Mabes Polri. Kecuali, ada dugaan kerugian negara ratusan miliar misalnya. Melibatkan, banyak orang. Mungkin gelar perkaranya, ditungkat Mabes. Ini kan, saya pikir tidak perlu. Ini, jadi menimbulkan pertanyaan lanjutan. Persoalan ecek-ecek, kecil seperti ini yang seyogyanya bisa dimusyawarahkan, bisa disamaikan misalnya seperti itu kan. Ini malah tidak terjadi. Ditingkat Mabes pula gelar perkaranya,” ujar Hidayat pada Kamis (13/8).

Hidayat menuturkan, bahwa ditetapkannya IC sebagai tersangka oleh kepolisian cukup mengagetkan seluruh kader Partai Gerindra. Meskipun begitu, banyak yang menilai penetapan tersebut bermuatan politis. Walau demikian, para kader Gerindra tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami, menyerahkan sepenuhnya kepada pemimpin, baik ditingkat DPD maupun DPP untuk mengambil langkah-langkah strategis dan taktis dalam menyelesaikan persoalan ini,” ujar Hidayat.

Selain itu, Hidayat juga menghimbau kepada seluruh kader dan simpatisan untuk tetap tenang dan tidak menunjukkan reaksi yang berlebihan. Tidak berkomentar yang macam-macam yang kemudian bisa berpotensi menimbulkan kegaduhan baru.

Hidayat menegaskan, meski saat ini Indra Catri ditetapkan sebagai tersangka, namun sebagai pengusung Nasrul Abit-Indra Catri, seluruh kader tetap bangga. Karena persoalan yang menjerat IC, bukanlah persoalan terkait dengan tindak pidana korupsi atau persoalan abmoral.

Di setiap Pilkada, Partai Gerindra kata Hidayat, memiliki pemikiran, Pilkada adalah ajangnya tarung ide dan gagasan. Tarung bagaimana menyikapi problem atau dinamika yang ada di Sumbar. Termasuk juga apa solusi yang ditawarkannya.

loading...