Share

Wakil Gubernur Nasrul Abit bersama Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dan Forkopimda mengikuti kegiatan Sekolah Sungai, Susur Sungai, Tebar Bibit Ikan dan Tanam Pohon di Delta Malvinas, Siteba, Kota Padang pada Selasa (9/6).

Adanya Sekolah Sungai tersebut merupakan perwujudan kepedulian terhadap sungai-sungai yang ada di lingkungan sekitar masyarakat. Bencana banjir dampak terbesar yang kini dirasakan masyarakat, baik di kota maupun perdesaan.

Melalui Sekolah Sungai, Wagub Nasrul Abit berharap agar masyarakat menyadari berbagai potensi bahaya dari sungai sehingga warga bisa melakukan berbagai antisipasi untuk pengurangan risiko bencana.

“Karena sungai sudah berubah fungsi akibat keteledoran kita sendiri. Banyak sampah yang menjadikan aliran sungai tertutup, tersumbat dan bahkan menjadikan sungai kotor, berbau dan beracun. Ekosistem sungai pun punah,” kata Wagub Nasrul Abit memberikan sambutan.

“Sungai jangan lagi dilihat sebagai tempat pembuangan sampah, namun sebagai sumber kehidupan yang harus terjaga,” sambung Nasrul Abit.

Wagub Sumbar menginginkan, kegiatan tersebut menjadi motivasi semua pihak dengan melakukan aksi dan berbuat nyata. Dengan itu sungai-sungai yang ada di Sumbar bisa menjadi sehat dan tidak lagi menjadi tempat banjir di musim penghujan.

Menurut Wagub, keberadaan sungai juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat edukasi masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. Dengan demikian, diharapkan pengelolaan sungai tidak lagi hanya dibebankan pada pemerintah, namun semua masyarakat.

“Jadi, Sekolah Sungai ini kita tujukan bagaimana merubah budaya agar masyarakat menghargai sungai, menghargai air dan kita hidup karena air,” jelas Wagub.

Pada kesempatan itu juga, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah memberikan apresiasi kegiatan yang telah diinisiasi oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS-V) ini mengingat manfaat ke depannya yang akan dirasakan bersama-sama.

“Bagi umat Islam, menjaga kelestarian sungai ada di Alquran dan hadits, pun konsep rahmatan lil alamin yang mewajibkan kita membangun silaturahim dengan alam, jadi tidak ada alasan kita tak melakukan tindakan,” ungkap Wako Mahyeldi.

Selain itu, Kepala BWSS-V Maryadi Utama mengatakan, dalam kegiatan tersebut bertema “Lestarikan Sungai Selamatkan Air” dengan menggelar aksi susur sungai dan tanam pohon.

“Sebanyak 10 ribu bibit ikan papuyu dan nila akan tebar di lokasi Sungai Batang Kuranji untuk pelestarian ikan sumber daya perikanan,” ujar Maryadi.

Dimulai dengan Wagub Sumbar dan langsung diikuti Walikota Padang serta pada Forkopimda dan pada OPD lainnya melepas bibit ikan dalam 12 kantong plastik beroksigen. Dengan kriteria tempat pelepasan di tepi sungai dan dekat tumbuhan air agar memiliki harapan hidup yang tinggi.

loading...