Share

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, secara pribadi menyampaikan rasa prihatin atas terinfeksinya Wakil Walikota Padang, Hendri Septa dan Sekretaris Daerah Kota Padang, Amasrul serta salah seorang anggota DPRD setempat berinisial FN juga terpapar Covid-19.

“Kita dapat informasi pagi tadi. Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat turut prihatin. Mari kita bersama-sama mendoakan Pak Wawako dan Sekda Kota Padang agar lekas sembuh dan dapat beraktivitas kembali melayani masyarakat,” kata Nasrul Abit, Senin (31/8).

Nasrul Abit juga menghimbau, bahwa jika ada yang merasa pernah kontak dengan kasus terkonfirmasi positif, atau merasa ada gelaja yang mirip dengan gejala klinis Covid-19, agar dapat sesegera mungkin memeriksakan diri. Salah satunya, swab test. Dengan swab tes, maka bisa dipastikan status yang bersangkutan positif atau negatif.

Nasrul Abit menambahkan, Covid-19 tak pandang bulu. Siapa saja dan apa saja profesinya, berpotensi dapat tertular. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat kembali mengimbau kepada seluruh lapisan untuk lebih taat dan disiplin terhadap protokol kesehatan. Selalu gunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak.

Dari total 1.988 sample spesimen, harini, yang diperiksa di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, terkonfirmasi sebanyak 91 sample spesimen, di antaranya positif Covid-19.

Dari total 91 sample terkonfirmasi tersebut, Kota Padang kembali mendominasi dengan temuan kasus terbanyak, yakni 40 kasus. Kabupaten Agam Lima kasus, Kabupaten Padang Pariaman Delapan kasus, Kabupaten Pesisir Selatan Satu kasus, Kabupaten Solok Selatan Satu kasus dan, Kota Pariaman 36 kasus.

loading...