Share

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, Dirjen Infrastruktur Menko Maritim, Dirjen Manajemen Pekerjaan Umum (PU) dan Dirjen Laut Kementerian Kelautan Republik Indonesia akan datang ke Sumatera Barat. Kedatangan Kepala BNPB dan rombongan tersebut untuk meninjau langsung pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat dan Kota Padang.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit membenarkan perihal kedatangan Kepala BNPB dan rombongan ke Ranah Minang. Selain melihat langsung pembangunan di Kepulauan Mentawai, berkemungkinan juga akan meninjau perkembangan penanganan Covid-19.

“Sementara Dirjen Infrastruktur Kemenko Maritim, Dirjen Manjemen Kementerian PU dan Dirjen Laut Kementerian Kelautan akan fokus pada pembangunan ketiga pelabuhan tersebut. Perkiraan kedatangan Kepala BNPB dan rombongan pada minggu ketiga bulan Juli ini, nanti kita dari provinsi akan mendampingi,” ungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit pada Sabtu (11/7).

Wagub Nasrul Abit menyampaikan, tindak lanjut dari perencanaan pembangunan yang telah digagaskan sebelumnya, namun karena kondisi pandemi Covid-19 ada pengurangan dana dari kegiatan ke PU RI sebanyak 40 %.

“Kita bersyukur keinginan untuk melanjutkan pembangunan Teluk Labuhan Bajau Mentawai, Teluk Tapang Pasaman Barat dan Pelabuhan Marina Padang tetap jadi perhatian pemerintah pusat. Ini rencana, akan dilihat langsung oleh Kepala BNPB, Doni Monardo dan beberapa Dirjen bagaimana kondisi terakhir, apa-apa yang mesti ditindak lanjuti lebih dahulu secara bertahap,” ungkap Wagub.

Sementara, untuk kelanjutan pembangunan jalan di Mentawai pada 2021-2022, Wagub Nasrul Abit mengatakan, memang masih ada kendala, yaitu pada beberapa titik dokumen amdal masih dalam proses. Ada pula dokumen pinjam-pakai yang sedang dibuat dengan BKSDA guna dapat izin Kementerian Kehutanan.

“Semua surat-suratnya sedang berproses. Namun untuk pembangunan 2020, semua sudah aman,” kata Wagub.

Wagub Nasrul Abit menyampaikakn, target tahun 2023 Pelabuhan Teluk Labuhan Bajau, Pelabuhan Teluk Tapang dan Pelabuhan Marina semoga dapat beroperasional guna memajukan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat nantinya.

Wagub menambahkan, tentunya hasil-hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan potensi ekonomi lainnya di Kepulauan Mentawai dapat diangkut melalui Pelabuhan Labuhan Bajau untuk dikirim ke daerah lain. Begitu juga potensi pekerkebunan sawit di daerah Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, Pasaman hingga Sumatera Utara juga dapat memanfaatkan pelabuhan Teluk Tapang untuk ekspor ke negara tetangga lewat transporasi laut.

loading...