Share

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyerahkan bantuan berupa alat mesin pertanian (Alsintan) yang terdiri 1 unit hidrotiller, 3 unit handsprayer, 2 unit mesin potong rumput. Selain itu, tiran 58 ps sebanyak 10 dus dan 3 dus petrokum 60 kg kepada kelompok tani Mulya Munggu Cengkeh di Jorong Patomuan, Nagari Talu, Kecamatan Talamau pada Senin (29/6).

Bantuan tersebut diserahkan Wagub Sumatera Barat, dalam acara ‘Tanam Perdana Dua Kali Setahun dan Mina Padi Nagari Talu’.

Dalam sambutannya, Wagub mengungkapkan, sangat bersyukur Nagari Talu, selama ini hanya melaksanakan penanaman satu kali dalam setahun. Namun, untuk tahun ini, mulai ada pengembangan baru dengan melaksanakan dua kali tanam dalam setahun.

“Untuk Provinsi Sumatera Barat bagaimana kita mempertahankan kondisi pangan yang saat ini mencapai 2,8 juta ton, khusus di Nagari Talu luas lahan pertanian sekitar 700 hektare,” kata Wagub Nasrul Abit.

Sumbar didominasi sektor pertanian dengan sumbangan terhadap PDRB sebesar 23,91 persen. Di mana dukungan usaha pertanian tanaman pangan hortikultura cukup besar dan berkembang baik, sehingga langsung menyentuh masyarakat di pedesaan.

“Alhamdulillah, dengan terobosan yang positif ini, Nagari Talu bisa dua kali tanam dalam satu tahun,” kata Wagub Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit menjelaskan, bahwa Sumbar merupakan salah satu dari 17 provinsi penyangga produksi pada Nasional, untuk mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan.

“Untuk tahun ini saja, kita memiliki 588,042 hektare sawah dengan luas sawah baku yang kita punya 230,176 hektare. Kita menargetkan produksi beras lebih kurang 3 juta ton tiap tahunnya,” ucap Wagub.

Sementara itu, anggota DPD RI, Emma Yohana mengatakan, sangat berharap tanam padi dua kali setahun berhasil dan lebih produktif dan bisa meningkatkan kesejahteraan petani.

Terkait hama tikus yang selama ini menjadi momok bagi petani, nanti bisa diatasi dengan sekolah lapangan dan kegiatan berupa berburu tikus.

Emma mengungkapkan, bahwa untuk memberantas hama tersebut, perlu dukungan dari berbagai kalangan. Terpenting lagi, bagaimana meningkatkan produksi padi ke depannya.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar, Syafrizal, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Yosmeri dan Bupati Pasaman Barat (Pasbar) diwakili oleh Sekretaris Daerah, Yudesri dan sejumlah pejabat di lingkungan Pasbar.

loading...