Share

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit bersama rombongan tim koordinasi Deputi Bidang Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ridwan Djamaluddin dengan beberapa kementerian mengunjungi Pelabuhan Teluk Tapang, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Pasaman Barat pada Selasa (4/8).

Wagub Nasrul Abit menjelaskan, bahwa ada banyak potensi dalam pengembangan strategi kemajuan perekonomian Sumbar dan pelabuhan Teluk Tapang merupakan salah satu potensi dalam pertumbuhan aktifitas ekonomi baru wilayah bagian barat pesisir Sumatera.

Pembanguna pelabuhan tersebut, kata Wagub, sudah dimulai sejak tahun 2006, 2007 dan 2008 pada masa kepemimpinan Gubernur Gamawan Fauzi. Mulai dari perencanaan dokumen dari studi Kelayakan, Rencana Induk Proyek (RIP), Detail Engineering Desig (DED), Amdal oleh Pemkab Pasaman Barat.

“Pembangunan dalam pekerjaan fisik dimulai secara bertahap pada tahun 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013 dengan nilai Rp. 231,2 miliar. Pembangunan dermaga Teluk Tapang ini berlanjut secara berkesinambungan dari Gubernur Gamawan Fauzi diteruskan oleh Gubernur Irwan Prayitno kemimpinan awal 2010-2015. Sempat terhenti dan saat ini kita mulai lagi dengan ada Reviu RIP oleh Kementerian Perhubungan pada tahun 2019,” ungkap Wagub Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit menjelaskan, bahwa pada tahun 2020, seizin Gubernur Irwan Prayitno, dengan melakukan pendekatan Kemenko Marves dan berkoordinasi dengan Kemenhub melakukan Rivie DED 2020 untuk pembangunan fasilitas darat (gudang, gedung kantor, lapangan penumpukan dan parkiran).

“Ada kebutuhan lahan pelabuhan seluas 12,15 hektare, yang merupakan hutan produksi pinjam pakai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Nomor Surat 050/079/Bappeda-2020, tanggal 7 Februari 2020 dan telah dibalas KLHK dengan Surat No. S.177/III/PPKH/PLAND/2/2020 tanggal 2 Juni 2020. Tinggal Kementerian Perhubungan menyurati KLHK untuk mendapat surat dimaksud,” ujar Wagub.

Wagub juga berharap, ke depan, sangat optimis dengan kehadiran Pelabuhan Teluk Tapang akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian Sumbar, terutama untuk peningkatan ekspor menuju pasar dunia yang saat ini sedang melambat.

Wagub Sumbar juga berharap, agar pembangunan segera mungkin bisa dioperasikan, sehingga permasalahan baik Kabupaten maupun Provinsi Sumbar tidak ada lagi.

Sementara itu, Deputi Infrastruktur dan Transpotasi Menko Marves, Ridwan Djamaluddin sampaikan, guna membangkitkan kawasan pesisir di Sumatera Barat (Sumbar), Pemerintah melakukan pembangunan jalan penghubung dan infrastruktur sisi darat di Pelabuhan Teluk Tapang, Pasbar – Sumbar.

“Kita ingin membangun kawasan pesisir Sumbar ini supaya tidak terlalu tertinggal jauh dengan bagian lain, yaitu dengan pembukaan jalan penghubung dari Bunga Tanjung hingga ke Lokasi Pelabuhan serta beberapa infrastruktur sisi darat di Pelabuhan Teluk Tapang itu sendiri,” katanya.

Deputi Ridwan menjelaskan, bahwa adapun progres pembangunan jalan yang telah dilakukan sampai saat ini yaitu pembukaan trase jalan dari Pertigaan Bunga Tanjung hingga ke Lokasi Pelabuhan sepanjang 33,86 km, pengaspalan sepanjang 7,7 km, pengerasan jalan sepanjang 15,65 km, serta pembangunan jembatan sebanyak 7 unit dari total 13 unit dengan 1 unit dilaksanakan di tahun 2020.

“Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur daerah Pelabuhan Teluk Tapang ini telah berjalan beberapa proses dimulai dari penyusunan Fisibiliti Study (FS), Penyusunan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) berikut perubahannya, dan tahun 2020 ini akan dilakukan penyusunan DED oleh Kemenhub yang diharapkan selesai pada Agustus mendatang,” jelas Deputi Ridwan.

Selain itu, dalam pembangunan infrastruktur sisi darat ini juga masih ada beberapa progres yaitu proses peralihan IPPKH dari Pemkab Pasaman Barat ke Kemenhub, melalui Kemen LHK serta pengalihan Pemilik Pengelola AMDAL dari Pemprov Sumbar ke Kemenhub.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto juga berharap agar pembangunan ini secepatnya bisa terlaksana.

“Memang keadaan Covid-19 ini banyak membuat pekerjaan terhambat, namun semoga pembangunan ini sesuai rencana bisa dilaksanakan,” pungkasnya.

Pada acara tersebut, turut hadir Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ridwan Djamaluddin, Asisten Deputi Bidang Infrastruktur Pelayaran Kemenko Marves, Djoko Hartoyo, Direktur Pembanguanan Jalan Kemen PUPR, Ir. Herry Vaza M.Sc Eng Ph, Yudhi Adhi Purnama, Kabid Pemanfaatan Pembangunan Kemenko Perekonomian, Aries Wibowo, Kasubdit Pelayanan Jasa dan Usaha Pelabuhan Kemenhub dan beberapa OPD di lingkup Pemprov dan Pemkab Pasbar.

loading...