Share

Warga Sungai Pisang, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang meminta Nasrul Abi-Indra Catri mengembangkan kawasan tersebut seperti objek wisata seperti Pantai Carocok Painan.

“Kami sudah tahu sepak terjang Pak Nasrul Abit di Pesisir Selatan. Karena itu, kami berharap jadikan daerah kami ini seperti Pantai Carocok Painan. Kalau bisa lebih. Sebab daerah ini juga daerah pariwisata,” kata warga Sungai Pisang, Edi, kepada Indra Catri, Minggu (1/11). Ketika itu Indra Catri babarito di kantor Badan Musyawarah (Bamus) setempat.

Edi mengatakan bahwa pariwisata Sungai Pisang saat ini mulai menggeliat. Namun, karena pandemi Covid-19, jumlah pengunjung objek wisata itu berkurang. Ia berharap pemerintah provinsi mengembangkan pariwisata di Sungai Pisang.

“Masyarakat kami di sini pemandu pariwisata. Sehari-hari kami menyewakan bot sekaligus memandu wisatawan. Infrastruktur di sini juga belum lengkap dan pantai masih belum tertata dengan baik. Ada beberapa jalan dan jembatan yang harus diperbaiki agar pariwisata kami makin bagus,” tutur Edi.

Edi mengetahui sepak terjang Nasrul Abit dan Indra Catri dalam hal memajukan pariwisata. Karena itu, ia berharap kedua tokoh itu menularkan keberhasilan itu ke Sungai Pisang.

“Kami ingin Sungai Pisang ini seperti Carocok Painan. Sarana dan prasarana bagus sehingga wisatawan semakin senang naik bot ke pulau dari sini,” ucap Edi.

Untuk menyikapi permintaan tersebut, Indra Catri mengatakan bahwa pihaknya ingin menjadikan Sungai Pisang menjadi gerbang pariwisata yang terintegrasi dengan Kawasan Wisata Mandeh di Tarusan, Pesisir Selatan.

“Pak Nasrul Abit dan saya sudah berkecimpung di dunia pariwisata. Kerja Pak Nasrul Abit sudah tampak. Beliau mengembangkan Carocok Painan dan Mandeh. Kami bertekad mamajukan pariwisata Sumbar,” tuturnya.

Indra Catri menyampaikan bahwa pariwisata membuat uang berputar sehingga mampu membangkit ekonomi masyarakat. Dengan majunya pariwisata, masyarakat sekitar objek wisata mendapat lapangan pekerjaan baru.

“Pariwisata ini banyak untungnya. Pengunjung tak berhitung kalau belanja. Masyarakat langsung bisa menikmati manfaatnya,” ujarnya.

loading...