Share

Di Pesisir Selatan (Pessel) calon Wakil Gubernur Sumbar, Indra Catri (IC), meminta masyarakat tidak termakan fitnah terhadap Nasrul Abit. Ia menyampaikan hal itu ketika berkunjung ke kampung halaman mantan Bupati Pessel, Mohammad Zaini Zen, di Nagari Lumpo, Kecamatan IV Jurai.

“Masyarakat Sumbar, apalagi Pessel, jangan sampai termakan fitnah. Mulai dari ijazah palsu sampai keturunan PKI, semuanya mentah,” ujarnya.

Bupati Agam dua periode itu, mengatakan bahwa tak hanya Nasrul Abit yang difitnah. Ia juga dikriminalisasi dengan kasus yang tidak ada sangkut paut dengan dirinya. Fitnah yang dimainkan itu seperti tokoh Imbang Jayo dalam kaba Cindua Mato.

“Seperti Imbang Jayo dalam kaba Cindua Mato, menebar fitnah. Bapak Ibuk jangan terpengaruh. Ini tahun politik. Banyak fitnah untuk menjatuhkan kami,” ucapnya.

Nasrul Abit, kata Indra Catri, sudah terbukti 20 tahun berkiprah di Sumbar, dari menjadi Wakil Bupati Pessel, Bupati Pessel dua periode, lalu menjadi Wakil Gubernur Sumbar.

“Kalau ijazah palsu, mana mungkin Pak Nasrul Abit bisa menjabat. Pertanyaan lain, kenapa baru sekarang isu itu dimainkan, termasuk isu PKI?” katanya.

Sementara itu, Aprinal Tanjung, tokoh masyarakat Pessel, mengatakan bahwa masyarakat sudah cerdas dan tidak mudah termakan hoaks.

Masyarakat paham bahwa isu itu hanya untuk menjatuhkan jagoan mereka pada Pilgub Sumbar.

Aprinal menuturkan, bahwa semakin banyak fitnah yang tak jelas itu, semakin kuat tekad mereka untuk memenangkan NA-IC.

loading...